Biaya pendidikannya (silakan klik) dibuat agar tidak memberatkan mahasiswa, disebabkan selain diberi fasilitas keringanan subsidi silang, juga penerapan bantuan fasilitas untuk kemudahan membayar cicilan dana pendidikan tanpa bunga dan tanpa agunan, agar dapat dicicil per bulan sesuai kesanggupan finansial/penghasilan calon mhs.
Sesuai UUD 45 pd Pasal 31 ayat (1) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan". Sedangkan sampai saat ini diantara sebagian warga negara ada sebagian masyarakat yang waktu luangnya terbatas (khususnya karyawan / person yang bekerja). Demikian juga ada sebagian warga negara Indonesia yang memiliki kesanggupan keuangan terbatas.
Sebagai wujud memenuhi kewajiban tsb Perguruan Tinggi Swasta ini menyelenggarakan Program Kelas Karyawan (Blended) ini sekaligus melaksanakan KOMITMEN PENDIDIKAN & KOMITMEN SOSIAL. Antara lain dengan memberi kesempatan kepada semua warga negara lulusan SMA/SMK/MA, D1, D2, D3/Akademi, Sarjana atau sederajat, dsb-nya, baik yang waktu luangnya terbatas dan juga memiliki kesanggupan keuangan terbatas, untuk melanjutkan pendidikan (atau pindah jurusan) ke tahap S1 (Sarjana) atau Diploma Tiga (D-III) atau Pascasarjana (S2) pd jurusan yang disukai, secara layak dan berbobot / kualitas sebagaimana keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta ini . . . . ➡ lihat semuanya
Biaya pendidikan Program Kelas Karyawan (P2K, Program Perkuliahan Karyawan) ini bisa dicicil per bulan sebagaimana kesanggupan calon mhs.
Di bawah ini merupakan Total Pembayaran Pertama pada masing-masing perguruan tinggi. (Untuk melihat tabel angsuran lengkap masing-masing PTS, silakan klik nama PTS-nya)
Rp 1.025.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Ilmu Hukum, Teknik Sipil, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Peternakan, Manajemen. Rp 925.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan PPKN. Rp 895.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Pendidikan Agama Islam.
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang I. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang II. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang III. Rp 775.000untuk lulusan D3 melanjutkan ke S1
Rp 525.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 675.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Manajemen Rp 1.250.000 untuk melanjutkan ke S2.
Rp 610.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Rp 740.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Jurusan Bimbingan Konseling, Pend. Bahasa Inggris, PJKR dan Teknik Mesin,. Rp 950.000 Untuk lulusan SMK/D3/Sederajat melanjutkan ke S1 RPL.
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 - PPKN, Sejarah, IPA, Ekonomi, Geografi, Matematika. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 - Ilmu Lingkungan, Bimbingan Konseling. Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S1 - PAI, PGMI. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Pend. Informatika, Administrasi Kesehatan, Sist. Teknologi Informasi, Gizi, Tek. Keselamatan, PVT. Otomotif. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Bisnis Digital. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke D3
Ijazah serta Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Program Kelas Karyawan (Blended) (P2K (Hybrid)) dan Program Kelas Reguler ialah SAMA. Serta pada Ijazah dan juga Transkrip tsb, tidak tertulis apakah Lulusan P2K (Hybrid) ataukah Lulusan Perkuliahan Reguler. Karena Program Kelas Karyawan (Blended) merupakan Program Kelas Reguler dengan jadwal pelajaran serta peserta kuliah yang berbeda.
Sistem pendidikannya diselenggarakan secara terampil serta profesional dan sangat sesuai bagi karyawan yang sibuk dgn pekerjaannya dan juga bagi yang bukan karyawan.
Lulusan dan mahasiswa Program Kelas Karyawan (Blended) dan juga Program Kelas Reguler mempunyai BOBOT / KUALITAS, HAK, IJAZAH, dan STATUS yang SAMA.
Kurikulum yang dibentuk selain mengacu kepada kurikulum nasional / KURNAS, demikian juga mengacu perkembangan pengetahuan terbaru, teknologi, seni, dan terhadap untuk melanjutkan ke yang lebih tinggi. . . . . ➡ tampilkan lengkap
Selama ini mahasiswa yang telah berkarier, selamanya dapat meningkatkan karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka memperoleh pertambahan karir dan pertambahan penghasilan dari temannya.
Sedangkan sampai saat ini mahasiswa yang belum bekerja, akan mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga lulusannya, khususnya teman yang telah berkarier (sbg enterpreneur, manajer, karyawan, pelayan, aparat, dsb-nya).
Bagi masyarakat yang telah berkarier serta relatif kesukaran dalam meningkatkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Program Kelas Karyawan (Blended) ini merupakan pilihan mantap (solusi penting) untuk meningkatkan diri. Ialah meningkatkan kuliah formalnya sekaligus meningkatkan pengalaman, karir, serta penghasilan. . . . . ➡ tampilkan semua
Setiap jurusan tidak ada ujian negara (sama dengan PTN).
Jika mahasiswa mendapat tugas lembur, atau kerja dgn sistem shift, tugas kerja ke luar kota/negeri, dsb-nya, maka melalui tata cara tertentu. mahasiswa ini diberi izin tidak hadir di pelajaran/kuliah dalam beberapa pertemuan.
Kurikulum kuliah dan tata cara belajar-mengajarnya dibuat sedemikian rupa sebaik mungkin dengan mempergunakan Sistem Kredit Semester yang diselenggarakan secara terampil serta profesional menyesuaikan bagi mereka yang telah bekerja (karyawan / pegawai, profesional, pengusaha, dsb-nya), sehingga mahasiswa yang memiliki jadwal padat berkarir masih tetap bisa menyelesaikan kuliah sesuai masa studinya.
Paling dipercaya pada penyelenggaraan Program Kelas Karyawan (Blended), sebab telah mematuhi 2 prasyarat / syarat terpenting penyelenggaraan program tsb, ialah :
Penyelenggaraannya sesuai dgn peraturan perundang-undangan.
Kurikulum, waktu perkuliahan, jadwal pelajaran, dosen, sistem kuliah, dsb-nya, sesuai dgn seluruh tuntutan dunia kerja
Tags (tagged): d3, s2, program, kelas, karyawan, blended, nomor, selamat, datang, s1, program kelas, z selamat datang, universitas mitra bangsa, jakarta bl, melanjutkan, pendidikan ke program, pascasarjana s2, ada, sebagian warga negara, indonesia memiliki, 025, 0 melanjutkan ke, s1 jurusan, ilmu, hukum, 7 0, melanjutkan ke, ilmu lingkungan